menu

Scriptnya panjang sob

Jumat, 13 April 2012

kata kata indah (Agakh)


Kata mutiara
Cinta itu seperti permainan golf, dimana pemainnya hanya satu oarang, cinta itu bukan sebuah permainan sepak bola, yang mempunyai banyak cadangan.
Biarkanlah cinta mengalir dengan tenang, dan tanpa ada gangguan sedikitpun,
Biarkanlah dua orang itu yang merasakan pahit manisnya suatu hubungan, dan tanpa ada orang ketiga yang muncul.
Cinta suci muncul dari hati dan perasaan, bukan muncul dari ketampanan dan kecantikan.
Jangan biarkan orang hyang kamu sayangi, pergi meninggalkan mu, karena kamu menghianatinya.
Semua orang membutuhkan cinta dan kasih sayang, jika tidak membutuhkan itu semua, itu hanyalah orang bodoh.
Aku suka matahari dan kamu..
Matahari selalu mnyinari dunia, kalo kamu selalu mnyinari hatiku. 

Genggamlah cintamu dengan sangat kuat, karena jika sudah terlepas cinta itu sulit untuk kembali lagi.
kau seperti bidadari yang turun dari langit, yang mampu membuat hati ku menjadi terbelit – belit. Senyumanmu sangat mempesona, bagaikan sinar bulan purnama.
Buatlah tembok pertahanan cinta yang sangat kuat, yang tidak bisa tertembus oleh suatu masalah apapun, karena tembok cinta itulang yang bisa membuat cinta itu kuat, dan sulit untuk dipisahkan.
Jika kamu mempunyai masalah dengan pasanganmu, selesaikan masalah itu, dengan baik – baik dan kamu harus bisa meminta maaf pada pasanganmu. Sesungguhnya orang yang meminta maaf itu adalah orang yang paling berani.
Pertengkaran antara pasangan, jika salah seorang pasangannya tidak bisa membujuk atau merayu pasangannya, maka hubungan pasangan itu akan hancur. Maka seseorang  pasangan harus bisa membujuk.





Kata – Kata Bijak
Jiaka seseorang hanya memikirkan cinta,, maka hidupnya akan hancur,, fikirkanlah sesuatu yang berguna bagi semua orang yang ada di sekitarmu. Jangan hanya memikirkan sebuah cinta, yang tidak penting,,  dan fikirkanlah bagaimana masadepanmu.

Jika kamu mencintai seseorang, cintailah ia dengan apa adanya, bukan mencintai dia dari ada apanya.

Fikir – fikir  dahulu sebelum melakukan sesuatu, jangan langsung, melakukan jika kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.
Jika kamu ingin dihargai oleh semua orang , hargailah semua orang yang berada disekelilingmu.

Jangan membuang – buang waktumu untuk hal yang tidak penting, manfaatkan lah waktumu untuk hal – hal yang lebih penting bagimu.

Berusaha dan belajar dengan bersungguh – sungguh akan menghasilkan sebuah kesuksesan dan masa depan yang cerah.

Hadapilah semua masalah dengan kepala dingin dan hati, jangan menghadapi masalah dengan nafsu dan emosi, karena jika dihadapi dengan nafsu dan emosi, tidak akan menyelesaikan sebuah masalah.

Waktu yang sudah kita lewati, tidak akan mungkin kembali lagi.

Jangan pernah menangisi sesuatu hal yang telah terjadi, karena itu tidak akan membuat semua kembali menjadi semula.

Jika seseorang yang terdekat dengan dirimu ingin pergi meninggalkan dirimu, maka lepaskanlah dia, meskipun sulit untuk melepaskannya.

Gunakanlah waktumu dengan sebaik  - baik mungkin, hargailah waktumu, seperti kamu menghargai orang lain,karena dengan begitu, kesuksesan akan kita dapatkan dengan sangat cepat.

Tidak ada orang didunia ini yang tidak merasakan pahitnya hidup, dan merasakan semua caci maki, dan hinaan yang selalu datang menghampirinya.

Tuhan akan memberikan ujian pada seseorang, sesuai dengan kemampuannya, tidak mungkin memberikan ujian yang diatas kemampuannya.

Orang yang disekitarmu, yang menyayangimu, akan pergi meninggalkan dirimu, karena sikapmu yang tak pernah bisa menghargai seseorang yang menyayangimu.

Berikanlah penampilan yang terbaik untuk kita sendiri, buatlah akhlaq yang terpuji dan berarti supaya kita tetap bisa berdiri.

Sesungguhnya, penampilan yang terbaik adalah penampilan yang sedrhana dan apa adanya, yang tidak di lebih – lebihkan.

Kebaikan sesorang akan terasa jika sesorang itu sudah tidak bersama kita lagi, atau sudah tidak disamping kita lagi.

Kegagalan adalah peran pertama dalam kesuksesan, tidak mungkin seseorang didunia ini yang tidak merasakan kegagalan.

dongeng motivasi

Wortel, Telur, Dan Kopi


Seorang anak perempuan mengeluh pada sang ayah tentang kehidupannya yang sangat berat. Ia tak tahu lagi apa yang harus dilakukan dan bermaksud untuk menyerah. Ia merasa capai untuk terus berjuang dan berjuang. Bila satu persoalan telah teratasi, maka persoalan yang lain muncul. Lalu, ayahnya yang seorang koki membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air kemudian menaruh ketiganya di atas api. Segera air dalam panci-panci itu mendidih. Pada panci pertama dimasukkannya beberapa wortel Ke dalam panci kedua dimasukkannya beberapa butir telur. Dan, pada panci terakhir dimasukkannya biji-biji kopi. Lalu dibiarkannya ketiga panci itu beberapa saat tanpa berkata sepatah kata.
Sang anak perempuan mengatupkan mulutnya dan menunggu dengan tidak sabar. Ia keheranan melihat apa yang dikerjakan ayahnya. Setelah sekitar dua puluh menit, ayahnya mematikan kompor. Diambilnya wortel-wortel dan diletakkannya dalam mangkok. Diambilnya pula telur-telur dan ditaruhnya di dalam mangkok. Kemudian dituangkannya juga kopi ke dalam cangkir. Segera sesudah itu ia berbalik kepada putrinya, dan bertanya: “Sayangku, apa yang kaulihat?” “Wortel, telur, dan kopi,” jawab anaknya.
Sang ayah membawa anaknya mendekat dan memintanya meraba wortel. Ia melakukannya dan mendapati wortel-wortel itu terasa lembut. Kemudian sang ayah meminta anaknya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah mengupas kulitnya si anak mendapatkan telur matang yang keras. Yang terakhir sang ayah meminta anaknya menghirup kopi. Ia tersenyum saat mencium aroma kopi yang harum. Dengan rendah hati ia bertanya “Apa artinya, bapa?” Sang ayah menjelaskan bahwa setiap benda telah merasakan penderitaan yang sama, yakni air yang mendidih, tetapi reaksi masing-masing berbeda. Wortel yang kuat, keras, dan tegar, ternyata setelah dimasak dalam air mendidih menjadi lembut dan lemah. Telur yang rapuh, hanya memiliki kulit luar tipis yang melindungi cairan di dalamnya. Namun setelah dimasak dalam air mendidih, cairan yang di dalam itu menjadi keras. Sedangkan biji-biji kopi sangat unik. Setelah dimasak dalam air mendidih, kopi itu mengubah air tawar menjadi enak.
“Yang mana engkau, anakku?” sang ayah bertanya.
“Ketika penderitaan mengetuk pintu hidupmu, bagaimana reaksimu? Apakah engkau wortel, telur, atau kopi?”
Bagaimana dengan ANDA, sobat?
Apakah Anda seperti sebuah wortel, yang kelihatan keras, tetapi saat berhadapan dengan kepedihan dan penderitaan menjadi lembek, lemah, dan kehilangan kekuatan?
Apakah Anda seperti telur, yang mulanya berhati penurut? Apakah engkau tadinya berjiwa lembut, tetapi setelah terjadi kematian, perpecahan, perceraian, atau pemecatan, Anda menjadi keras dan kepala batu? Kulit luar Anda memang tetap sama, tetapi apakah Anda menjadi pahit, tegar hati,serta kepala batu?
Atau apakah Anda seperti biji kopi? Kopi mengubah air panas, hal yang membawa kepedihan itu, bahkan pada saat puncaknya ketika mencapai 100 C. Ketika air menjadi panas, rasanya justru menjadi lebih enak. Apabila Anda seperti biji kopi, maka ketika segala hal seolah-olah dalam keadaan yang terburuk sekalipun Anda dapat menjadi lebih baik dan juga membuat suasana di sekitar Anda menjadi lebih baik.
Bagaimana cara Anda menghadapi penderitaan? Apakah seperti wortel, telur, atau biji kopi?

cerita rakyat

  • si pitung
    si pitung
    Betawi Oktober 1893. Rakyat Betawi di kampung-kampung tengah berkabung. Dari mulut ke mulut mereka mendengar Si Pitung atau Bang Pitung meninggal dunia, setelah tertembak dalam pertarungan tidak seimbang dengan kompeni. Bagi warga Betawi, kematian Si Pitung merupakan duka mendalam. Karena ia membela rakyat kecil yang mengalami penindasan pada masa penjajahan Belanda. Sebaliknya, bagi kompeni sebutan untuk pemerintah kolonial Belanda pada masa itu, dia dilukiskan sebagai penjahat, pengacau, perampok, dan entah apa lagi.Jagoan kelahiran Rawa Belong, Jakarta Barat, ini telah membuat repot pemerintah kolonial di Batavia, termasuk gubernur jenderal. Karena Bang Pitung merupakan potensi ancaman keamanan dan ketertiban hingga berbagai macam strategi dilakukan pemerintah Hindia Belanda untuk menangkapnya hidup atau mati. Pokoknya Pitung ditetapkan sebagai orang yang kudu dicari dengan status penjahat kelas wahid di Betawi.
    Bagaimana Belanda tidak gelisah, dalam melakukan aksinya membela rakyat kecil Bang Pitung berdiri di barisan depan. Kala itu Belanda memberlakukan kerja paksa terhadap pribumi termasuk “turun tikus”. Dalam gerakan ini rakyat dikerahkan membasmi tikus di sawah-sawah disamping belasan kerja paksa lainnya. Belum lagi blasting (pajak) yang sangat memberatkan petani oleh para tuan tanah.
    Si Pitung, yang sudah bertahun-tahun menjadi incaran Belanda, berdasarkan cerita rakyat, mati setelah ditembak dengan peluru emas oleh schout van Hinne dalam suatu penggerebekan karena ada yang mengkhianati dengan memberi tahu tempat persembunyiannya. Ia ditembak dengan peluru emas oleh schout (setara Kapolres) van Hinne karena dikabarkan kebal dengan peluru biasa. Begitu takutnya penjajah terhadap Bang Pitung, sampai tempat ia dimakamkan dirahasiakan. Takut jago silat yang menjadi idola rakyat kecil ini akan menjadi pujaan.
    Si Pitung, berdasarkan cerita rakyat (folklore) yang masih hidup di masyarakat Betawi, sejak kecil belajar mengaji di langgar (mushala) di kampung Rawa Belong. Dia, menurut istilah Betawi, “orang yang denger kate”. Dia juga “terang hati”, cakep menangkap pelajaran agama yang diberikan ustadznya, sampai mampu membaca (tilawat) Alquran. Selain belajar agama, dengan H Naipin, Pitung –seperti warga Betawi lainnya–, juga belajar ilmu silat. H Naipin, juga guru tarekat dan ahli maen pukulan.
    Suatu ketika di usia remaja sekitar 16-17 tahun, oleh ayahnya Pitung disuruh menjual kambing ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari kediamannya di Rawa Belong dia membawa lima ekor kambing naik gerobak. Ketika dagangannya habis dan hendak pulang, Pitung dibegal oleh beberapa penjahat pasar. Mulai saat itu, dia tidak berani pulang ke rumah. Dia tidur di langgar dan kadang-kadang di kediaman gurunya H Naipan. Ini sesuai dengan tekadnya tidak akan pulang sebelum berhasil menemukan hasil jualan kambing. Dia merasa bersalah kepada orangtuanya. Dengan tekadnya itu, dia makin memperdalam ilmu maen pukulan dan ilmu tarekat. Ilmu pukulannya bernama aliran syahbandar. Kemudian Pitung melakukan meditasi alias tapa dengan tahapan berpuasa 40 hari. Kemudian melakukan ngumbara atau perjalanan guna menguji ilmunya. Ngumbara dilakukan ke tempat-tempat yang “menyeramkan” yang pasti akan berhadapan dengan begal.
    Salah satu ilmu kesaktian yang dipelajari Bang Pitung disebut Rawa Rontek. Gabungan antara tarekat Islam dan jampe-jampe Betawi. Dengan menguasai ilmu ini Bang Pitung dapat menyerap energi lawan-lawannya. Seolah-olah lawan-lawannya itu tidak melihat keberadaan Bang Pitung. Karena itu dia digambarkan seolah-olah dapat menghilang. Menurut cerita rakyat, dengan ilmu kesaktian rawa rontek-nya itu, Bang Pitung tidak boleh menikah. Karena sampai hayatnya ketika ia tewas dalam menjelang usia 40 tahun Pitung masih tetap bujangan.
    Si Pitung yang mendapat sebutan “Robinhood” Betawi, sekalipun tidak sama dengan “Robinhood” si jago panah dari hutan Sherwood, Inggris. Akan tetapi, setidaknya keduanya memiliki sifat yang sama: Selalu ingin membantu rakyat tertindas. Meskipun dari hasil rampokan terhadap kompeni dan para tuan tanah yang menindas rakyat kecil.
    Sejauh ini, tokoh legendaris Si Pitung dilukiskan sebagai pahlawan yang gagah. Pemuda bertubuh kuat dan keren, sehingga menimbulkan rasa sungkan setiap orang yang berhadapan dengannya. Dalam film Si Pitung yang diperankan oleh Dicky Zulkarnaen, ia juga dilukiskan sebagai pemuda yang gagah dan bertubuh kekar. Tapi, menurut Tanu Trh dalam “Intisari” melukiskan berdasarkan penuturan ibunya dari cerita kakeknya, Pitung tidak sebesar dan segagah itu. ”Perawakannya kecil. Tampang Si Pitung sama sekali tidak menarik perhatian khalayak. Sikapnya pun tidak seperti jagoan. Kulit wajahnya kehitam-hitaman, dengan ciri yang khas sepasang cambang panjang tipis, dengan ujung melingkar ke depan.”
    Menurut Tanu Trh, ketika berkunjung ke rumah kakeknya berdasarkan penuturan ibunya, Pitung pernah digerebek oleh schout van Hinne. Setelah seluruh isi rumah diperiksa ternyata petinggi polisi Belanda ini tidak menemukan Si Pitung. Setelah van Hinne pergi, barulah Si Pitung secara tiba-tiba muncul setelah bersembunyi di dapur. Karena belasan kali berhasil meloloskan diri dari incaran Belanda, tidak heran kalau Si Pitung diyakini banyak orang memiliki ilmu menghilang. ”Yang pasti,” kata ibu, seperti dituturkan Tanu Trh, ”dengan tubuhnya yang kecil Pitung sangat pandai menyembunyikan diri dan bisa menyelinap di sudut-sudut yang terlalu sempit bagi orang-orang lain.” Sedang kalau ia dapat membuat dirinya tidak tampak di mata orang, ada yang meyakini karena ia me

cerpen pergi meninggalkan diriku


Pergi meninggalkan diriku
Karya : Agakh



            Saat itu kau selalu  ceria, dan tanpa ada masalah sedikitpun, aku selalu bertemu denganmu, lalu menghapiri dirimu, dan menyapamu, dengan senyuman terindah.
            “ kakak, gimana kabarnya.?”.
            “ya, kakak alhamdulilah baik, gimana dengan kalian.?”.
            Aku selalu teringat suaramu, yang membuat aku ceria disaat sedih, kamu bagaikan kakakku yang selalu ada disisiku.
            Setiap hari, saat aku melihat dirimu, aku selalu memanggilmu, dan mennyakan kabar, tapi saat itu, kamu menjadi kelihatan lebih, murung, dan selalu menyendiri, kemudian sering melamun.

Aku selalu, bertanya – Tanya, ada apa denganmu, lalu keesokan harinya aku menanyakan bagaimana kabar dirimu.
“halo, kakak”.
“halo”.
“kakak, ada masalah apa, kok sekarang  kelihatan lebih pendiam, dan lebih murung”.
“emm.. engga ada masalah apa – apa, kok, emang ada apa?”.
“ya, kalo ada masalah cerita aja, kak”.
“emm, engga, gak ada masalah ko”.
Hatiku, merasa tidak percaya, jika kamu tidak mempunyai masalah, karena, disetiap hari – hari mu, kamu selalu murung.


Tepat hari sabtu, aku bertemu kakak, lalu kakak memberitahuakn kepadaku, bahwa kakak akan pindah.
“hei, kakak mau pindah lo”.
“hahh, yang bener ka”.
“ya, benar, kakak ,mau pindah”.
“emm,,, emang kenapa, kak, mau pindah”.
“engga,, pengen aja, sering sakit, dana ada masalah  disinimah”.
“emm,, kan ada kita, kak”.
“ya, kalian itu hanya ada di sekolah saja”.
Tapi, aku masih tidak  percaya, bahwa kamu akan pindah, dan pergi menggilkanku, serta semua orang yang dekat denganmu. Aku masih tidak percaya, karena kamu memberitahuakannya sambil tersenyum, itulah yang membuat aku tidak percaya bahwa kamu akan pindah, dan pergi.
Sampai saat, temanku memberitahukan kembali bahwa kakak itu jadi pindah.
“hey, kakak tuu, jadi pindah”.
“yang bener, kaka jadi pindah”.
“ya, benar jadi pindah”.
Aku, seakan tidak percaya, bahwa kamu akan pindah, dan pergi meninngalkanku, rasanya aku ingin menangis, karena aku kehilanganmu, yang sudah ku anggap sebagai kakak ku sendiri.
Dalam fikiranku, “andaiku bisa mencegah dia, akan kucegah dia supaya tidak pindah”. Tapi itu rasanya tidak mungkin terjadi.
Setelah kamu pergi,aku selalu memikirkanmu, sampai – sampai aku terjatuh dari tempat tidurku, karenaku teringat dirimu.
Waktupun kian berlalu, hari minggupun datang, aku masih belum bisa, melepaskan dirimu, lalu aku memberitahukan kepada, temankiu, yang bernama Leo.
“leo, kak, Lia pindah”.
“emm, pindah kemana.?”.
“gak tau, katanya pengen pindah”.
“emang,,, kenapa pindah.?”.
“gak tau, katanya banyak masalah, disinimah”.
“emm,,, ya udah doain aja, semoga, betah dengan sekolahnya yang baru, semoga, gak banyak lagi masalah, dan lepasin aja”.
“ya, tapi tetep aja gak bisa”.
“ya, tapi dengarkan aku fit, melepaskan seseorang yang kita sayangi itu, tidak mudah, berat rasanya untuk melepaskannya, tapi mau bagaimana lagi, ini semua sudah pilihannya dia, mungkin dengan cara pindah, itu adalah cara yang terbaik”.
“ya, tapi mengapa harus kak Lia”.
“emm,,, aku juga pernah mengalami hal seperti ini, memang sulit untuk melepaskannya, tapi lambat laun kamu pasti bisa melepaskannya, jangan menangis karena sesuatu hal yang telah terjadi”.
“yaaa, aku akan berusaha untuk melepaskannya leo”.
“begitu donk, tapi jangan ditangisi ya, fit, karena percuma ditangisi juga, dia gak akan kembali”.
“tapi,, aku tetap gak biasa, airmataku selalu menetes disaat aku ingat dia”.
“emmm, ya udah jika kamu memang tak bisa, jangan ditahan, karena kalau ditahan, kita akan merasa sakit”.
“ya, baiklah, makasih ya, leo, atas sarannya”.
“ya,, sama – sama fit, jangan bersedih ya”.
Saat itu, aku bisa menenangkan diriku, karena solusi yang diberikan oleh leo, tapi, hari demi hari, waktu demi watu, terus berjalan, aku selalu merasa rindu kepadanya, aku masih belum bisa melepaskannya dari genggaman hatiku.
Hatiku selalu berbicara.
“Disaat aku  menapaki gedung sekolah tubuhkupun lemas, tak mampu untuk berdiri. Terkenang semua kenangan kakak.”
“Disaat aku memberanikan diri melihat sebuah tempat, dimana kakak sering duduk, airmata pun menetes.”
Terlihat kenangan, yang tak mungkin terlupakan saat bersamamu, saat kepergian kakak aku menjadi kaku, pilu, dan seperti menjadi serpihan debu yang tertup angin, yang terbawa entah kemana. Kabuit pagi mnyelimuti sekolahan itu, akupun terdiam membayangkan senyuman kakak yang selalu hadir dalam fikiranku, dalam benakku, dalam hatiku, dan dalam bayanganku.
Entah bagaimana, aku sekarang..? aku merasa hampa tanpa dirimu kakak, disisimulah aku merasa sangat bahagia, dan selalu ceria, kakak itu seperti seorang guru, bagiku, kakak selalu memotivasi diriku, disaat aku merasa sedih, disaat aku merasa galau.
Pada siapa…? Aku harus mengadukan semua ini, tanpa kehadiranmu, aku tidak bisa menceritakan bagaimana perasaanku, saat aku sedih, disaat aku mempunyai masalah. Hanya hati inilah yang bisa merasakan semua itu,aku hanya bisa memendam sendiri, rasa sedihku ini.
Meski begitu, aku berusaha untuk tidak meneteskan airmata, disaat aku merindukanmu kak, tetapi aku tidak bisa menahan airmata itu, airmataku selalu jatuh saat aku ingat dirimu kak. “mungkin ini sudah takdir, aku tidak bisa merasakan kebahagiaan yang lebih denganmu kak, kebahagiaan ini hanya cukup sampai disini saja”. Aku mengira kebahagiaan ini akan berlanjut sampai nanti kamu lulus kak. Tapi, apa kenyataannya…?
Bel masuk kelaspun berbunyi, aku berjalan perlahan sangat lemas menuju kedalam kelas, aku berjalanpun seperti tertiup angin. Tiba didepan pintu kelas, akupun langsung masuk dan duduk disamping temanku sella, dia bertanya.
“ kenapa kamu fit..? kok wajahmu pucat sekali”.
“engga, aku lagi kanen kakak lia aja”.
“emm, aku juga sebenarnya kangen sama kak lia, fit, yaa,, tapi mau gimana lagi dia sudah gak ada disini lagi, jadi aku berusaha untuk menenangkan hatiku ini”.
“yaa,,, memang dia sudah gak ada disini lagi, tapi tetep bayangan kakak lia itu selalu hadir dalam fikiranku sell”.
“aku mengerti, pasti bayangan itu selalu hadir dalam dirimu, tapi berusahalah untuk tegar, karena semua ini tidak mungkin kembali”.
“tapi sell, aku sudah berusaha, untuk tegar tapi, tetap gak bisa..?”.
“mungkin untuk saat ini kamu tidak bisa, tapi yakinlah bahwa kamu pasti bisa”.
“emm,, baiklah, aku yakin aku pasti bisa”.
“begitu donk fit, kan jadi enak dipandangnya, kalo gak cenberut”.
“emmm,, bisa aja kamu sell”.
Akhirnya, aku bisa tersenyum lagi, karena temanku sella memberikan motivasi yang tinggi kepadaku. Aku tidak tahu jika tidak ada dia, mungkin aku akan terus bersedih, dan tidak tersenyum, mungkin semangat belajarpun akan hilang. Tapi begitu aku diberikan motivasi oleh sella, aku kembali menjadi semangat.
Pelajaranpun dimulai, akupun memulainya dengan semangat, dan perlahan bisa melepaskan bayangan itu, dari fikiranku. Dan aku dengan sangat tenang mengikuti pelajaran. Tibanya istirahat, aku dapat melepaskan semua rasa sedihku. Dengan ditemani oleh semua sahabatku, yaitu, sella, melli, sintha, tiara, dan raisa.
Mereka juga merasakan hal yang sama denganku, tetapi aku lebih dari mereka, saat kak lia pindahpun kami semua menangis, tetapi mereka sangaat tegar, tetapi aku,, aku tidak bisa, aku selalu menangis saat aku ingat dia. Untung ada sahabatku yang selalu menemaniku disaat aku sedih.
Pealajran sudah selesai, aakupun segera pulang bersama teman – teman, setibanya dirumah, aku beristirahat dan melakukan akitivitas. Meskipun kak lia pindah, aku tetap bisa berkomunikasi dengan dia,  lewat sms.
“sore, kaka..?”.
“sore juga de”.
“kakak lagi ngapain…?”.
“lagi diem aja de..?”.
“knapa diem aja kak..?”.
“engga, knapa – knapa, Lgi istirahat aja”.
“emm,, ganggu gak kak”.
“ya,, engga lah de, biasa aja kali”.
“engga,, takutnya ganggu, gitu kak”.
“ya, engga lah, ade lagi ngapain..?”.
“sama lagi diem ja kak..!”.
“napa.. diem mulu de..?”.
“emm, gak napa” kak, cuman lagi istrahat aja, baru pulang sekolah”.
“gimana kabarnya disana de…?”.
“alhamdulilah kak, baik – baik saja,,,! Kakak giman kabarnya..?”.
“ya,, alhamdulilah baik”.
“syukurlah kak”.
“ya, de kakak mau maen lo ke sekolah..?”.
“kapan kak..?”.
“engga tau, tungguin aja”.
“okelah kak”.
“ya,,, de maaf ya, kakak mau makan dulu”
“ya kak, gak apa – apa”.
Mendengar kak lia mau main kesekolah, hatikupun begitu bergembira, dan aku memberitahuakan kepada semua sahabatku, bahwa kak lia mau main kesekolah.
“hey, kak lia mau main kesekolah lo..!”.
“hah,, yang bener, kapan…?”.
“ya bener, engga tau, katanya tungguin aja..?”.
“okelah”.
 Aku, tunggu kedatangan kakak lia, hari demi hari terus berganti, sampai tiba saatnya, kakak lia datang kesekolah. Saat itu adalah hari kamis, tanggal 12042012.
“kakak”
“ya de”
“gimana kabarnya..?”.
“emm,,, alhamdulilah baik, kalian gimana kabarnya..?”.
“syukurlah, alhamdulilah baik kak.!”.
“bagusla”
“kakak, kita kangen lo sama kakak”.
“ooo,, ya,, sama kakak juga kangen sama kalian”.
“gak ada kakak, sekolah ini terasa sepi,, heehe”.
“emm,, bisa aja kamu, ,mell”.
“ya bener kakak, kirain kakak tuh gak bakalan datang”.
“pastilah, soalnya ada urusan”.
“ooo, begitu kak”.
“ya, de, kakak kesana dulu ya”.
“emm,, ya kak”.
Pertemuan ini tak akan pernah kami lupakan, kesedihan yang selalu menyelimuti, kini telah hilang karena terhapus oleh kehadiran kakak lia. Seperti panas satu tahun dihapus hujan satu hari, ksedihan yang selalu menyelimuti dihapus oleh kamu sehari.
“emm, de kakak pamit ya..!”.
“hah, ko cepet banget kak…?”.
“ya, soalnya kakak ada urusan disana”.
“ya, emang gak bisa lebih lama sebentar gitu disini kak”.
“engga bisa, maafin kakak ya,,,!”.
“ya, kak gak apa – apa, hati – hati aja ya kak, dijalan”.
“ya de, makasih ya, asalamialaikum”.
“waalaikumsalam”
Itulah hari terakhir kita semua berteemu dengan kak lia, entah kapan aku bisa bertemu lagi dengannya. 
galudra, 13 april 2012












           

Sabtu, 07 April 2012

Gambar-Gambar Lucu: Gambar Animasi, Gambar Gif Lucu

Gambar-Gambar Lucu: Gambar Animasi, Gambar Gif Lucu

cerita

Sial Karena Menemukan Uang

Sang suami pulang dengan muka masam, si isteri bertanya dengan penuh rasa prihatin: "Kamu nampaknya lagi menjumpai masalah yang tak menyenangkan."

Suami: "Hari ini di atas bus aku menemukan uang Rp. 2 juta."
Isteri: "Lho, ini kan hal yang sangat menyenangkan."
Suami: "Tetapi hal ini kemudian diketahui oleh seorang penumpang lainnya, maka itu mau tak mau aku harus berbagi dengan dirinya."
Isteri: "Di tanganmu kan masih ada sisa uang Rp. 1 juta."
Suami: "Sebelum tiba ke rumah, aku baru menyadari bahwa uang Rp. 2 juta yang kutemukan dan kupungut tadi sebenarnya adalah uangku sendiri. Sungguh sialan."
Dikirim oleh: Peter Tan ~ Apr 7th, 2012

Naik Taksi Tak Membawa Uang

Pagi-pagi saya naik taksi, sesampainya di tempat tujuan baru menyadari lupa membawa uang di kantong, maka itu saya terpaksa menyodorkan sebungkus rokok filter merek 555 kepada bang sopir sebagai penggantinya. Si sopir menerima rokok itu lalu berkata: "Wah, rokoknya kok bagus banget."

Saya dengan canggung turun dari taksi, bang sopir tiba-tiba memanggil saya sambil mengeluarkan sebungkus rokok murahan dari kantong celananya: "Kembaliannya Pak!" katanya dengan tenang.
Dikirim oleh: Peter Tan ~ Apr 6th, 2012

Teknologi Televisi Layar Sentuh

Dewasa ini ponsel dan komputer dengan layar sentuh sudah sangat populer. Seorang teman berkeluh kesah:

"Perkembangan iptek akhir-akhir ini pesatnya bukan main. Siapa tahu pada suatu hari nanti pesawat televisi juga akan menggunakan layar sentuh."

Seorang teman yang duduk di sampingnya segera nyeletuk: "Lho, kamu kok dungu banget! Ada alat remote control tak digunakan, malah mau menyentuhkan jari dengan berjalan ke depan teve, hehe..."
Dikirim oleh: Peter Tan ~ Apr 6th, 2012

Blog Mahasiswa Kedokteran

Seorang mahasiswa Akademi Kedokteran menulis sebuah blog:

"Mulai sekarang, bila saya jatuh sakit dan pergi berobat ke rumah sakit, dokter yang memeriksa saya justru adalah teman sekolah saya sendiri, juru rawat yang merawat saya juga adalah teman sekolah saya sendiri, dan dokter bedah maupun ahli biusnya masih tetap teman sekolah saya juga. Tetapi kalau saya pertimbangkan dengan teliti ternyata juga sangat menakutkan, karena mereka-mereka itu tidak lebih daripada sekelompok anggota pasukan pembidas yang baru membaca buku mereka hanya pada saat menjelang ujian."
Dikirim oleh: Peter Tan ~ Apr 5th, 2012

Salah Membuat Soal

Pada suatu hari, seorang ibu membawa anak perempuannya yang baru berumur 4 tahun datang bermain ke kantornya. Anak itu sangat cakap dan cerdas. Dia menguasai cara hitung-menghitung dengan cekatan, terutama dalam hal menambah dan mengurangi angka-angka di bawah seratus.

Para teman di kantor silih berganti mengujinya dengan membuat soal-soal hitungan dan hasil-hasil hitungan anak itu ternyata tiada yang salah.

Pada saat itu ada orang yang mengemukan sebuah soal yang sulit kepada anak itu: "Upik, 1 dikurangi 2 sama dengan berapa?"

Anak perempuan itu memandangnya sejenak, lalu berkata: "Ah, kamu ini sungguh-sungguh bodoh, sampai soal yang kamu buat pun salah! Hehehe..."
Dikirim oleh: Peter Tan ~ Apr 4th, 2012

Jumat, 06 April 2012

teks UUD 1945

undang - undang dasar negara republik indonesia tahun 1945 pembukaan.
Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan inikemerdekaannya.

Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.